Patih Nirbita, pembela pandawa yang setia - Kejawencom
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Patih Nirbita, pembela pandawa yang setia

Dalam dunia perwayangan kedudukan patih sangatlah penting. Karena Patih merupakan orang ke dua setelah Raja yang memangku kekuasaan suatu negara. Dan patih mempunyai keunikan dari ciri khas yang sangat menarik.

Patih Nirbita, pembela pandawa yang setia
Patih Nirbita, pembela pandawa yang setia

Patih Nirbita juga merupakan salah satu patih yang mempunyai ciri khas yang sangat menarik. Oleh karena itu admin kejawencom pada kesempatan kali ini akan sedikit membahas tentang patih Nirbita, pembela pandawa yang setia.

Patih Nirbita adalah putra dari Arya setatama dan Dewi Kandini yang merupakan keturunan Bhatara Brahmanakanda putra Sang yang Brahma.

Patih Arya Nirbita merupakan murid dari Begawan Parasara yang bertempat tinggal di padepokan Paremana di puncak gunung himalaya. Dalam hal olah kesaktian dan ilmu kanuragan, Patih Arya Nirbita berguru pada begawan Parasara.

Sedang dalam ilmu keprajuritan Arya Nirbita berguru kepada Ayahnya dan pamannya yang bernama Rajamala.

Arya nirbita adalah seorang Patih yang mempunyai perwatakan jujur, setia dan cinta tanah air. Hal ini menjadikan Patih Nirbita sangat di hormati oleh rakyatnya.

Patih Nirbita mempunyai gaman atau senjata gada dan trisula. Kedua senjata ini menambah kesaktian Arya nirbita dalam menghadapi musuh-musuhnya.

Arya Nirbita menjadi patih menggantikan Ayahnya. Adapun hal ini terjadi karena Ayah dari Patih Nirbita tewas saat aksi makar Rupakencana dan Kencanarupa saat ingin menggulingkan Prabu Durgandana. Dan yang mengalahkan kencanarupa dan Rupakencana adalah Jagal abilawa atau Bima.

Arya nirbita mempuyai istri yang bernama Dewi Kuwari yang merupakan putri dari Arya kidangtalun. Dari perkawinan ini Arya Nirbita berputra Arya Kawakwa.

Di medan kurusetra saat perang besar baratayuda terjadi, Arya Nirbita setia berjuang di pihak Pandawa di barisan prajurit Wirata. Berjuang sebagai senopati melawan Prabu Salya, Arya Nirbita akhirnya menunjukkan kesetiannya dengan tewas gugur di tangan Prabu Salya, raja negara Mandaraka.

Posting Komentar untuk "Patih Nirbita, pembela pandawa yang setia"